Monday, February 22, 2010

TUJUH KEAJAIBAN DUNIA

Sekelompok pelajar belajar mengenai "Tujuh Keajaiban Dunia". Pada akhir pelajaran, para pelajar diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini.
Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi :

1) Piramida Besar di Mesir
2) Taj Mahal
3) Grand Canyon
4) Panama Canal
5) Empire State Building
6) St. Peter's Basilica
7) Tembok China

Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.

Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya."

Sang guru berkata, "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya."

Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, Saya pikir Tujuh Keajaiban Dunia adalah :

1) Bisa menyentuh
2) Bisa mencicip
3) Bisa melihat
4) Bisa mendengar

Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan :

5) Bisa merasakan
6) Bisa tertawa
7) Dan bisa mencintai


Ruang kelas tersebut sesaat sunyi seketika! Alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban", sementara saat kita melihat dan menikmati semua yang telah Allah lakukan untuk kita, lalu menyebutnya sebagai "biasa-biasa saja"?

KISAH ARLOJI YANG HILANG


Ada seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu.

Teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan. Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut.

Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Tapi anak ini cuma seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.

"Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini ?", tanya si tukang kayu.

"Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi tik-tak, tik-tak. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada", jawab anak itu.

Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam 'kesibukan dan kegaduhan'. Ada baiknya kita menenangkan diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap permasalahan.

Sunday, February 21, 2010

FORGIVE AND FORGET


Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir.

Ditengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya.

Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi tanpa berkata-kata, dia menulis diatas pasir :

HARI INI SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU

Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi.

Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil

diselamatkan sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya hilang dia menulis disebuah batu :

HARI INI SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya : “kenapa setelah saya melukai hatimu, kamu menulisnya diatas pasir, dan sekarang kamu menulis diatas batu ?”

Temannya sambil tersenyum menjawab :

“ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan itu

Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya diatas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin.

Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah lalu. Belajarlah menulis diatas pasir.


APAKAH HIDUP ANDA BERGUNA ?


Pernah terjadi suatu peristiwa yang aneh, dimana seorang wartawan keliru menuliskan berita tentang kematian seseorang. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1888, ketika seorang wartawan memberitakan kematian penemu dinamit yaitu Alfred Nobel. Dalam tulisannya si wartawan mengatakan bahwa Alfred Nobel si penemu dinamit adalah orang yang mengumpulkan kekayaannya dengan cara memproduksi dan menjual senjata perusak. Tulisan ini membuat Alfred Nobel yang masih hidup bingung, tetapi ia menjadi tersadar juga bahwa selama ini orang memandang dia hanya sebagai pedagang kematian, si penjual senjata perusak.

Sesungguhnya yang meninggal adalah saudara dari Alfred Nobel, tetapi Alfred merasa disadarkan melalui peristiwa aneh tersebut akan arti hidupnya. Dia tidak ingin orang mengenang dia hanya sebagai orang yang kaya karena menjual senjata kematian. Dia ingin semua orang diseluruh dunia tahu bahwa dia bukanlah orang seperti itu. Lalu Alfred Nobel membuat wasiat terakhir yang isinya adalah menyerahkan kekayaannya untuk menjadi hadiah yang paling bergengsi didunia yaitu : HADIAH NOBEL PERDAMAIAN. Alfred ingin hidupnya dikenal sebagai orang yang berguna bagi sesamanya secara positif. Sekarang ini, jika namanya disebut orang akan menghubungkannya dengan Hadiah Nobel daripada penemu dinamit.

Saudara mari renungkan hidup saudara sekarang, bila nama saudara disebut orang akan menghubungkan dengan apa? Maria dihubungkan dengan bintang film porno, Petrus dihubungkan dengan pembunuh misterius, atau Markus dihubungkan dengan makelar kasus. Seharusnya, jika nama saudara disebut orang akan menghubungkan dengan hal yang positif dan berguna. Theresa dihubungkan dengan orang yang mengasihi dan peduli terhadap kaum kusta atau Martin dihubungkan dengan reformator. Bagaimana saudara akan dikenang ? sebagai orang yang berguna atau sebaliknya? Hal itu ditentukan hari ini bukan besok apalagi kemarin.

Mulai dari sekarang berpikirlah bahwa hidup saudara harus berguna secara positif dan orang akan mengenang saudara sebagai orang baik yang berguna. Saudara diciptakan bukan kebetulan tetapi dengan tujuan, dengan fungsi dan kegunaan yang Tuhan Yesus siapkan. Sama seperti seorang tukang kayu membuat kursi dengan tujuan untuk duduk, itu gunanya kursi dan lemari dengan tujuan untuk menyimpan sesuatu, itu gunanya lemari. Segala sesuatu Tuhan Yesus ciptakan dengan tujuan agar berguna sesuai dengan fungsinya. Mari jadikan hidup saudara berguna karena Tuhan Yesus tidak pernah ciptakan sesuatu yang tidak berguna. Amin



Penulis : Ev.Ricky Harlim, STh, MM.

Dikutip dari Cerita-Kristen

Wednesday, February 10, 2010

Kenapa burung gak kesetrum pas bertengger di kabel PLN?


Dulu gw masih ingat banget..saat SMP kelas III..Guru fisika gw nanya, "kenapa burung bertengger di atas kabel listrik tidak kesetrum?" Saat itu tidak ada yang bisa jawab.. Terus bu Guru menjawab, "karena kakinya dilapisi lapisan isolator..." Seems perfect that time.. dan seperti biasa , kami tutup dengan" OOOOOOoooooo"

Sampai akhirnya setelah kuliah, ketika teringat pertanyaan ini, gw jadi senyum-senyum sendiri. Jawaban karena kaki dilapisi isolator tampak perfect, tapi gw pikir tidak lah demikian..

Kita pahami bahwa, listrik (elektron) dapat mengalir bila ada rangkaian tertutup. Ini sudah kita coba dari SD dengan percobaan menggunakan baterai, di mana ketika kutub + baterai disambungkan ke bola lampu dan dari bola lampu disambungkan ke kutub negatif baterai , bola lampu dapat menyala. Bila tidak, tidak menyala..(elektron tidak mengalir bila beda potensial tidak dijembatani oleh bahan konduktif dan keseluruhannya membentuk rangkaian tertutup.)

Untuk kasus burung, ini sama saja. Saat bertengger di atas kabel listrik, burung memang menyentuh sumber tegangan (kabel H - hot) .. Namun pada saat bersamaan burung tidak menyentuh kabel netral ataupun menyentuh tanah... Dengan demikian tidak ada aliran listrik melewati tubuh si burung.. (listrik mengalir karena beda potensial).

Percobaan sederhana dapat dilakukan dengan anda sendiri. Tentunya bukan dengan menggantung pada kabel listrik.

Dengan menggunakan obeng test pen, coba masukkan test pen ke lubang colokan listrik. dengan jari ditempelkan pada pangkal test pen, lampu indikator akan menyala. (ini bukan karena menekan saklar pada test pen - tidak ada saklarnya - tapi karena listrik mengalir melalui test pen dan melalui tubuh dan ke tanah). sekarang lakukan hal yang sama tapi dengan berdiri di atas suatu isolator, maka lampu akan lebih redup..

Bayangkan anda dapat melayang atau menggantung.... tidak ada bagian tubuh anda yang menyentuh tanah (sama seperti burung).. Jika anda colokkan test pen, maka test pen tidak akan menyala sama sekali.. Bahkan bila anda berani, dengan memegang kabelnya pun anda tidak akan tersetrum asalkan tidak ada bagian tubuh anda yang menyentuh tanah (not try this at home).