Monday, June 27, 2011

Penetrasi Aspal

Aspal adalah suatu bahan bentuk padat atau setengah padat bewarna hitam sampai coklat gelap, bersifat perekat yang akan melembek dan meleleh bila dipanasi, tersusun dari sebagian besar bitumen yang kesemuanya terdapat dalam bentuk padat atau setengah padat dari alam atau dari hasil pemurnian minyak bumi, atau merupakan campuran dari bahan bitumen dengan minyak bumi. Berdasarkan sumbernya, aspal dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu aspal alam dan aspal buatan (aspal minyak). Aspal alam yaitu aslpal yang didapat langsung dari alam, dan dapat dipakai langsung atau diolah terlebih dahulu, sedangkan aspal minyak adalah aspal hasil sampingan yang merupakan residu dari pengilangan minyak bumi.


Aspal keras dapat dibedakan berdasarkan nilai penetrasinya. Untuk menghasilkan aspal keras dari yang lunak sampai dengan yang keras dilakukan pengujian penetrasi. Yang dimaksud dengan penetrasi pada pengujian aspal adalah masuknya jarum penetrasi, berdiameter 1 inchi dengan berat 100 gram kedalam sampel aspal selama 5 detik pada suhu 25oC. Masuknya jarum kedalam sampel dalam satuan 0.1 mm. Jadi apabila masuknya sampel dalam sampel rata-rata adalh 6.8 mm, maka aspal tersebut memiliki Pen 68. Nilai pen ini dapat dibaca langsung pada alat pengukur. Karena pesyaratan aspal berbeda untuk masing-masing tingkat kekerasan aspalnya (penetrasi), maka penujian ini mutlak dilakukan sebelum pengujian lain dilaksanakan.

Monday, February 22, 2010

TUJUH KEAJAIBAN DUNIA

Sekelompok pelajar belajar mengenai "Tujuh Keajaiban Dunia". Pada akhir pelajaran, para pelajar diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini.
Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi :

1) Piramida Besar di Mesir
2) Taj Mahal
3) Grand Canyon
4) Panama Canal
5) Empire State Building
6) St. Peter's Basilica
7) Tembok China

Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.

Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya."

Sang guru berkata, "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya."

Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, Saya pikir Tujuh Keajaiban Dunia adalah :

1) Bisa menyentuh
2) Bisa mencicip
3) Bisa melihat
4) Bisa mendengar

Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan :

5) Bisa merasakan
6) Bisa tertawa
7) Dan bisa mencintai


Ruang kelas tersebut sesaat sunyi seketika! Alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban", sementara saat kita melihat dan menikmati semua yang telah Allah lakukan untuk kita, lalu menyebutnya sebagai "biasa-biasa saja"?