Aspal adalah suatu bahan bentuk padat atau setengah padat bewarna hitam sampai coklat gelap, bersifat perekat yang akan melembek dan meleleh bila dipanasi, tersusun dari sebagian besar bitumen yang kesemuanya terdapat dalam bentuk padat atau setengah padat dari alam atau dari hasil pemurnian minyak bumi, atau merupakan campuran dari bahan bitumen dengan minyak bumi. Berdasarkan sumbernya, aspal dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu aspal alam dan aspal buatan (aspal minyak). Aspal alam yaitu aslpal yang didapat langsung dari alam, dan dapat dipakai langsung atau diolah terlebih dahulu, sedangkan aspal minyak adalah aspal hasil sampingan yang merupakan residu dari pengilangan minyak bumi.Aspal keras dapat dibedakan berdasarkan nilai penetrasinya. Untuk menghasilkan aspal keras dari yang lunak sampai dengan yang keras dilakukan pengujian penetrasi. Yang dimaksud dengan penetrasi pada pengujian aspal adalah masuknya jarum penetrasi, berdiameter 1 inchi dengan berat 100 gram kedalam sampel aspal selama 5 detik pada suhu 25oC. Masuknya jarum kedalam sampel dalam satuan 0.1 mm. Jadi apabila masuknya sampel dalam sampel rata-rata adalh 6.8 mm, maka aspal tersebut memiliki Pen 68. Nilai pen ini dapat dibaca langsung pada alat pengukur. Karena pesyaratan aspal berbeda untuk masing-masing tingkat kekerasan aspalnya (penetrasi), maka penujian ini mutlak dilakukan sebelum pengujian lain dilaksanakan.
No comments:
Post a Comment